Ketua DPRD Kabupaten Morowali Utara, Warda Daeng Mamala, menggelar acara halalbihalal yang berlangsung meriah di Lapangan Morokoa, Kolonodale. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara pemimpin daerah dan masyarakat.
Ribuan warga tampak hadir memadati lokasi acara. Antusiasme masyarakat mencerminkan kedekatan antara pemerintah dan rakyat.
Suasana Religius dan Penuh Kebersamaan
Acara berlangsung dalam nuansa religius. Alunan zikir dan lagu religi mengisi suasana di lapangan.
Kehadiran para tokoh penting menambah semarak acara. Warga menyambut hangat kedatangan para pemimpin daerah.
Momen ini menjadi ruang kebersamaan yang terasa hangat. Interaksi langsung antara pemimpin dan masyarakat terlihat begitu akrab.
Dihadiri Tokoh Penting Daerah
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan ini. Di antaranya Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan jajaran DPRD.
Selain itu, unsur Forkopimda Morowali Utara juga ikut menghadiri acara. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap kegiatan ini.
Partisipasi berbagai pihak memperkuat makna kebersamaan. Acara ini menjadi simbol sinergi antar elemen daerah.
Tausiah yang Menyentuh
Suasana semakin khidmat saat tausiah disampaikan. Pendakwah Angelina Sondakh memberikan pesan moral kepada masyarakat.
Ia mengajak untuk menanamkan kesabaran dan keikhlasan. Semangat saling memaafkan juga ditekankan dalam ceramahnya.
Pesan tersebut sejalan dengan makna halalbihalal. Momentum ini menjadi sarana memperbaiki hubungan antar sesama.
Momentum Perkuat Komunikasi
Warda Daeng Mamala menyampaikan rasa syukur atas suksesnya acara. Ia menilai kehadiran masyarakat menjadi kebanggaan tersendiri.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Halalbihalal menjadi sarana memperkuat komunikasi antara rakyat dan pemerintah.
Kegiatan ini juga membuka ruang dialog yang lebih luas. Hubungan yang terjalin diharapkan semakin erat ke depannya.
Modal untuk Pembangunan Daerah
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menilai antusiasme warga sebagai modal penting. Ia melihat kebersamaan sebagai kekuatan pembangunan.
Silaturahmi yang terjaga dinilai mampu mendukung kemajuan daerah. Persatuan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sosial.
Dengan hubungan yang harmonis, pembangunan dapat berjalan lebih baik. Masyarakat dan pemerintah bisa bergerak searah.
Penutup yang Penuh Makna
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Momen ini mempererat hubungan antar warga.
Halalbihalal ini menjadi simbol persatuan masyarakat Morowali Utara. Kegiatan tersebut meninggalkan kesan positif bagi semua yang hadir.
Dengan semangat kebersamaan, diharapkan hubungan antara rakyat dan pemerintah semakin kuat. Ini menjadi langkah penting untuk masa depan daerah.
Baca Juga : Guru Besar UIN Soroti Bahaya Populisme Identitas Digital
Cek Juga Artikel Dari Platform : suarairama

