Banjir masih merendam sejumlah wilayah di Dayeuhkolot, Bandung. Bencana ini dipicu oleh luapan Sungai Citarum akibat curah hujan tinggi.
Hingga saat ini, ribuan warga masih terdampak meski kondisi air mulai berangsur surut.
Ribuan Warga Terdampak
Total warga terdampak mencapai 19.408 jiwa.
Jumlah tersebut berasal dari 6.877 kepala keluarga.
Mereka tersebar di beberapa wilayah terdampak.
Wilayah Terdampak Parah
Beberapa daerah mengalami genangan cukup tinggi.
Di antaranya Kelurahan Pasawahan, Desa Dayeuhkolot, dan Citeureup.
Wilayah ini masih menjadi fokus penanganan.
Ketinggian Air Mulai Surut
Meski masih tergenang, kondisi air mulai menurun.
Hal ini memberi sedikit kelegaan bagi warga.
Namun, proses pemulihan masih berlangsung.
Penyebab Banjir
Curah hujan tinggi menjadi pemicu utama.
Luapan sungai memperparah kondisi.
Drainase yang tidak optimal juga berpengaruh.
Warga Mengungsi di Beberapa Titik
Sebagian warga telah mengungsi.
Lokasi pengungsian tersebar di beberapa titik.
Di antaranya di masjid dan area sekitar desa.
Titik Pengungsian Utama
Pengungsian berada di belakang kantor desa.
Selain itu, ada di Masjid An-Nur dan Masjid Al Ikhlas.
Tempat tersebut menjadi pusat evakuasi sementara.
Upaya Penanganan Terus Dilakukan
Pemerintah terus memantau kondisi lapangan.
Penanganan difokuskan pada keselamatan warga.
Bantuan juga mulai disalurkan.
Potensi Risiko Lanjutan
Meski air surut, risiko masih ada.
Hujan lanjutan bisa memperparah kondisi.
Warga diminta tetap waspada.
Kesimpulan
Banjir di Bandung masih berdampak luas.
Ribuan warga terdampak dan sebagian mengungsi.
Diperlukan penanganan berkelanjutan untuk pemulihan.
Baca Juga : Perundingan AS Iran Gagal, Vance Pulang Tanpa Hasil
Cek Juga Artikel Dari Platform : koronovirus

