Petugas memasang tiang penyangga pada tembok Sekolah Dasar (SD) Negeri 03 Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Selasa, 10 Februari 2026. Langkah ini dilakukan sebagai tindakan darurat karena kondisi tembok sekolah tersebut dilaporkan hampir roboh dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan siswa serta warga sekolah.
Tindakan cepat ini menjadi perhatian karena menyangkut keamanan fasilitas pendidikan yang digunakan setiap hari oleh anak-anak. Pemerintah kelurahan bersama petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) langsung melakukan penanganan sementara untuk mencegah risiko yang lebih besar.
“Tembok sekolahnya mau roboh. Tadi PPSU tindakannya sementara pakai kayu dulu, disangga pakai kayu,” kata Lurah Jelambar, Pradista Machdala Putra, dikutip dari Antara, Selasa, 10 Februari 2026.
Laporan Awal dari Pihak Sekolah
Informasi mengenai tembok yang hampir roboh ini pertama kali dilaporkan oleh pihak sekolah kepada kelurahan setempat. Pihak sekolah menyadari adanya kondisi bangunan yang tidak aman dan segera meminta bantuan agar dapat dilakukan penanganan cepat.
Setelah menerima laporan, pihak kelurahan langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan serta menentukan langkah darurat yang perlu diambil.
Penanganan sementara menjadi prioritas utama karena aktivitas belajar mengajar tetap berlangsung dan keselamatan siswa harus dijaga.
Tindakan Darurat dengan Tiang Penyangga
Sebagai langkah awal, petugas PPSU memasang tiang penyangga dari kayu untuk menahan tembok agar tidak roboh. Pemasangan dilakukan dengan cepat sebagai solusi sementara sebelum dilakukan perbaikan permanen.
Langkah darurat ini penting untuk mencegah potensi kecelakaan, terutama jika tembok roboh saat jam sekolah berlangsung.
Pihak kelurahan menegaskan bahwa tindakan sementara ini hanya bersifat penanganan awal, sambil menunggu tindak lanjut dari instansi terkait yang memiliki kewenangan dalam perbaikan bangunan sekolah.
Keselamatan Siswa Jadi Prioritas Utama
Kondisi tembok sekolah yang hampir roboh menjadi perhatian serius karena sekolah merupakan tempat anak-anak menghabiskan waktu belajar setiap hari. Keamanan infrastruktur sekolah menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman dan aman.
Jika fasilitas sekolah mengalami kerusakan, risiko yang dapat muncul antara lain:
- Cedera pada siswa dan guru
- Gangguan proses belajar mengajar
- Kekhawatiran orang tua terhadap keselamatan anak
- Potensi kerusakan bangunan yang lebih luas
Karena itu, tindakan cepat pemasangan penyangga menjadi langkah awal yang sangat penting.
Pemerintah Kelurahan Lakukan Penanganan Sementara
Lurah Jelambar, Pradista Machdala Putra, menjelaskan bahwa kelurahan langsung merespons laporan dari pihak sekolah dengan melakukan penanganan sementara.
Pemerintah kelurahan memiliki peran penting dalam merespons kondisi darurat di lingkungan masyarakat, termasuk masalah infrastruktur sekolah.
Meski penanganan permanen biasanya menjadi kewenangan dinas terkait, tindakan cepat di tingkat kelurahan dapat mencegah kejadian yang tidak diinginkan.
Langkah ini juga menunjukkan pentingnya komunikasi aktif antara sekolah dan pemerintah setempat dalam menjaga keamanan fasilitas publik.
Perlu Perbaikan Permanen dan Evaluasi Bangunan Sekolah
Pemasangan tiang penyangga kayu hanya bersifat sementara. Ke depan, diperlukan perbaikan permanen agar tembok sekolah benar-benar aman.
Selain perbaikan, evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan sekolah juga penting dilakukan. Sekolah-sekolah di wilayah perkotaan padat seperti Jakarta Barat sering menghadapi tantangan infrastruktur, terutama pada bangunan lama yang membutuhkan renovasi.
Perbaikan permanen dapat mencakup:
- Penguatan struktur tembok
- Renovasi bagian bangunan yang rapuh
- Pemeriksaan fondasi dan drainase
- Perencanaan pembangunan ulang jika kerusakan berat
Langkah ini penting agar sekolah tetap menjadi tempat yang aman bagi anak-anak.
Pentingnya Pemeliharaan Infrastruktur Sekolah
Kasus tembok SD Negeri 03 Jelambar ini menjadi pengingat bahwa pemeliharaan fasilitas sekolah harus dilakukan secara berkala.
Bangunan sekolah yang digunakan setiap hari membutuhkan perhatian rutin, termasuk:
- Pemeriksaan struktur bangunan
- Perawatan dinding dan atap
- Pengawasan terhadap retakan atau kerusakan
- Penanganan cepat sebelum kerusakan membesar
Dengan pemeliharaan rutin, potensi risiko seperti tembok roboh dapat dicegah lebih dini.
Peran Masyarakat dan Sekolah dalam Pelaporan Cepat
Dalam kasus ini, langkah cepat pihak sekolah melaporkan kondisi tembok menjadi kunci penting. Pelaporan dini memungkinkan pemerintah setempat segera mengambil tindakan sebelum terjadi insiden.
Masyarakat juga diimbau untuk aktif melaporkan kondisi fasilitas umum yang berpotensi membahayakan, baik itu sekolah, jalan, jembatan, maupun bangunan publik lainnya.
Sinergi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman.
Penutup
Petugas memasang tiang penyangga pada tembok SD Negeri 03 Jelambar, Jakarta Barat, yang hampir roboh sebagai tindakan darurat demi keselamatan siswa dan warga sekolah. Langkah ini dilakukan setelah pihak sekolah melaporkan kondisi tembok kepada kelurahan, dan PPSU segera melakukan penanganan sementara dengan penyangga kayu.
Ke depan, diperlukan perbaikan permanen serta evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur sekolah agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan fasilitas pendidikan serta respons cepat dalam menghadapi kondisi darurat di lingkungan publik.
Baca juga : Tarif BPJS Kesehatan Kelas 2 Terbaru 2026, Naik atau Tetap?
Cek Juga Artikel Dari Platform : georgegordonfirstnation

